Rabu, 17 Oktober 2012

Hujan Pembawa Rindu

Hari ini hujan.
Membawa rintik perasaan yang menimbulkan debaran
Kemudian membuka paksa kotak berdebu
Aku paham betul apa isi dari kotak itu.
Aku tau karena aku menyimpannya.
Aku yakin itu adalah sebuah benda yang berna kenangan.

Kubuka, dan kutemukan kembali. 
Dengan senyum sebuah perasaan samar datang
Diamana mereka mengatakan bahwa mereka adalah Rindu
Rindu dari ceria dimasa lalu,walau sulit.
Rindukan yang datang dari sosok superhero dalam kehidupan sehari-hariku
Rindukan dari sosok pelindung dalam setiap langkahku
Rindukan juga pada sosok pelangi dalam hujan-hujanku
Dan aku sadar, mereka mencoba meraba keanganku lagi.

Sudahku tenggelamkan wajahku dan berteriak disana
Sudahku datangi beberapa penyejuk yang mungkin menggantikanmu
Seperti pesanmu, pesan mereka, pesan samar.
Tapi semua tak sama, sekali lagi ini tak sama

Tidak, aku bukan mencari kesamaan antara kalian.
Aku hanya merindu masa itu.
Sekilas rindu yang tak henti datang menggangguku
Hingga aku rapuh.

Yah, aku rapuh karena rindu menusukku
Perlahan, tapi pasti
Sedikit, tapi selalu
Samar, tapi disemua arahku
Sampai pada titik ketidak fokusanku.

Benar kata mereka.
aku membenarkan kata mereka yang menganggapku gila.
Aku membenarkan kata mereka yang menganggapku bodoh
aku diam saat mereka menertawakanku.
sebab aku rindu,
Rindu yang semakin dalam. perlahan, dan pasti.

Aku rindu pada bayangan.
Pada senyum
Pada air mata
Pada Kasih
Pada tulisan
Pada bangkumu
Pada Sepatumu
Pada kesukaanmu
Pada katamu
Pada kelas
Pada Jejak
Pada melodi
Pada Semua yang ada saat itu

Aku merindu
Dan mukin akan menjadi perindu
Aku MerindukanMu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar