Sabtu, 29 Desember 2012

Terimakasih Duaribudabelas

Selamat malah akhir bulan desember, selamat malam akhir dari perjalanan tahun duribuduabelas. Sebentar lagi kita akan mengucapkan kata berpisah, namun sebelum mengatakannya semua list tentang memori duaribuduabelas mulai bermunculan satu persatu.

seperti tahun-tahun kemarin atau waktu-waktu sebelumnya, setiap detik, menit, jam yang kita lalui ada suk dan duka. Begitulah dengan cerita duaribuduabelasku. Awal suka ketika memilih jurusan yangku inginkan dan saya mendapatkannya. Awal duka ketka semua hubunganku tidak berjalan dengan baik dan kita mengalah dengan keadaan.

Jejal luka, jejak suka, jejak pedih, sampai jejak jenaka tersimpan rapi dalam tiap gambar kenangan yang telah kupersiapkan. Jika ada yang bertanya siapa yang membuatkku sehebat ini, maka banyak yang bisaku ceritakan dan banyak yang bisa ku perlihatkan.

Seolah waktu berjalan lurus dan cepat, sepertinya kemarin masih ada tawa riuk di kelas atau sekolahku, sekarang malah mereka telah menikah satu per satu dan memiliki anak. Sepertinya kemarin baru saja ku merengek sama kedua orangtuaku meminta tiket ke makassar agar di izinkan sekolah di Universitas Hasanuddin, tapi sekarang saya telah menyelesaikan 4 semerter perkuliahan kemarin saya menghadiri ramah tamah wisudawan pertanian yang mereka adalah asisten-asistenku dulu.

Sekali lagi, mengingat masa lalu bukanlah hal yang buruk, tetapi terperangkap dalam masa lalu adalah hal yang terburuk. Ketika hari ini akan menjadi masa lalu, di saat itupula harusnya kita mencoba membuatnya lebih baik dari hari yang kemarin. Tersenyumlah untuk masa depanku, tersenyumlah untuk masa laluku...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar